Marombok, Santabernadette.org – Semangat persaudaraan tidak hanya diucapkan dalam doa, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata. Itulah semangat yang dibawa umat Kelompok Basis Gerejawi (KBG) Santa Bernadette Wilayah 1A Lancang, Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, saat mengunjungi Paroki Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus Marombok, Sabtu (18/7/2026).
Bagi KBG Santa Bernadette, kunjungan ini bukan sekadar perjalanan untuk menyerahkan bantuan. Lebih dari itu, ini merupakan panggilan iman untuk hidup sebagai satu keluarga Allah yang saling menopang, terutama ketika saudara seiman sedang berjuang membangun sarana pelayanan bagi umat.
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, KBG Santa Bernadette menyerahkan 120 sak semen guna mendukung pembangunan rumah pastoran Paroki Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus yang hingga kini masih berlangsung.
Rombongan disambut hangat oleh Pastor Paroki Romo Anton Sanor, Pr., bersama Dewan Pastoral Paroki, Dewan Keuangan Paroki, panitia pembangunan, serta umat setempat. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kekeluargaan, dan rasa syukur.
Romo Anton Sanor mengungkapkan bahwa kehadiran umat dari Labuan Bajo menjadi penghiburan sekaligus peneguh semangat bagi seluruh umat Paroki Marombok.
“Ini peristiwa rahmat bagi kami umat Paroki Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus Marombok. Kami mengucapkan terima kasih kepada umat KBG Santa Bernadette Wilayah 1A Lancang atas kehadiran dan pengalaman berbagi sukacita bersama kami. Bantuan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan Gereja tetap hidup dan terus bertumbuh,” ujarnya.
Mewakili KBG Santa Bernadette, Silvester Guntur, Pembina Kerukunan Umat KBG Santa Bernadette, mengatakan bahwa setiap umat dipanggil untuk menjadi pembawa harapan bagi sesamanya.
“Kami datang bukan karena kami memiliki lebih, tetapi karena kami percaya bahwa kasih akan selalu cukup bila dibagikan. Semoga bantuan sederhana berupa 120 sak semen ini dapat mempercepat pembangunan rumah pastoran yang nantinya menjadi tempat pelayanan bagi umat. Kami juga berharap semangat berbagi ini menggerakkan semakin banyak orang untuk ikut membantu,” katanya.
Silvester yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) Satgaswil NTT Densus 88 Antiteror Polri menilai bahwa membangun rumah ibadah dan mempererat hubungan antarumat merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang damai dan tangguh terhadap berbagai paham yang memecah belah.
Menurutnya, tugas pencegahan yang dijalankan Densus 88 tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, moderasi, dan solidaritas sosial. Ketika masyarakat saling mengenal, saling peduli, dan terbiasa bekerja sama, ruang bagi berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme menjadi semakin sempit.
Hal tersebut sejalan dengan tugas Densus 88 pada aspek pencegahan, yaitu membangun ketahanan masyarakat melalui edukasi, penguatan moderasi beragama, dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat agar tercipta kehidupan yang aman, damai, serta menghargai keberagaman.
Apresiasi mendalam juga disampaikan Penasehat DPP-DKP Paroki Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus, Martinus Mitar. Ia menyebut kehadiran KBG Santa Bernadette sebagai peristiwa yang sangat bermakna bagi perjalanan paroki.
“Kehadiran KBG Santa Bernadette di Paroki Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus merupakan suatu kehormatan besar bagi kami. Mereka datang membawa sikap nyata umat Katolik bahwa berbagi kasih adalah ungkapan iman yang lahir dari kesadaran bersama untuk meringankan beban sesama. Atas nama Dewan Penasehat DPP Paroki, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan 120 sak semen yang diberikan untuk pembangunan rumah pastoran kami. Peristiwa ini menjadi sesuatu yang langka dan membanggakan karena sebuah KBG dari Paroki Roh Kudus Labuan Bajo hadir secara langsung membantu perjuangan kami. Semoga semangat ini menjadi inspirasi bagi seluruh umat Katolik agar terus berpihak kepada sesama dan membagikan kasih dalam setiap rahmat yang Tuhan anugerahkan.”
Senada dengan itu, Ketua Dewan Keuangan Paroki Agus Bayu Warta mengaku terharu atas perhatian yang diberikan KBG Santa Bernadette.
“Kami merasa terhormat dan bangga menerima kunjungan istimewa dari umat KBG Santa Bernadette. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kelanjutan pembangunan rumah pastoran kami. Semoga Tuhan membalas segala kebaikan dengan berkat, perlindungan, dan kesehatan bagi seluruh umat KBG Santa Bernadette,” ungkapnya.
Kunjungan ini menyampaikan pesan penting bahwa pembangunan Gereja bukan hanya tentang mendirikan bangunan fisik, tetapi juga membangun karakter umat yang peduli, solider, dan mampu merawat persaudaraan.
Dalam kehidupan bermasyarakat, tindakan berbagi seperti ini memiliki nilai edukatif yang kuat. Kepedulian sosial mengajarkan bahwa perbedaan wilayah, latar belakang, maupun kemampuan ekonomi bukanlah penghalang untuk saling membantu. Justru melalui gotong royong, rasa saling percaya tumbuh, persaudaraan semakin kokoh, dan masyarakat menjadi lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengaruh paham yang mengajarkan kebencian dan perpecahan.
Kehadiran KBG Santa Bernadette di Marombok menjadi bukti bahwa kasih yang diwujudkan dalam tindakan nyata akan selalu melahirkan harapan. Ketika iman diterjemahkan menjadi kepedulian, maka Gereja tidak hanya membangun rumah pastoran, tetapi juga membangun peradaban kasih yang menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang damai, rukun, dan harmonis di tengah masyarakat. (***)







