LABUAN BAJO – Komunitas Basis Gerejani (KBG) Santa Bernadette Lancang kembali menggelar kegiatan edukatif dan inspiratif melalui kunjungan tamu internasional dari Amerika Serikat yang berlangsung pada hari ini di KBG Santa Bernadette Lancang, Senin(22/06/26). Kegiatan ini menjadi agenda internasional ketiga yang diselenggarakan dan mendapat dukungan penuh dari OAT (Overseas Adventure Travel) sebagai mitra yang konsisten mendukung pengembangan pendidikan, karakter, dan wawasan global anak-anak di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anak-anak KBG Santa Bernadette Lancang yang datang bersama orang tua mereka. Suasana penuh antusias terlihat sejak awal acara ketika para peserta menyambut tamu internasional dengan hangat melalui berbagai interaksi budaya, permainan edukatif, serta sesi berbagi pengalaman.
Acara ini tidak hanya menjadi sarana perjumpaan lintas budaya, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran yang memperkaya wawasan anak-anak mengenai keberagaman dunia, pentingnya pendidikan, serta membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi dengan masyarakat internasional.
Dukungan kegiatan ini berasal dari Overseas Adventure Travel (OAT), sebuah penyelenggara perjalanan internasional yang dikenal luas karena menghadirkan pengalaman wisata berbasis budaya dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal di berbagai negara.
OAT tidak sekadar membawa wisatawan untuk menikmati destinasi wisata, tetapi juga mendorong terjadinya pertukaran budaya yang bermakna antara wisatawan dan komunitas setempat. Melalui program-program sosialnya, OAT aktif mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, pendidikan anak, pelestarian budaya, dan pembangunan komunitas berkelanjutan.
Kehadiran para tamu internasional melalui jaringan OAT memberikan kesempatan berharga bagi anak-anak di Kampung Lancang untuk berinteraksi langsung dengan warga dunia, memperluas wawasan internasional tanpa harus meninggalkan kampung halaman mereka.
Program seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pariwisata dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pembina Relawan sekaligus Koordinator Kegiatan, Thomas Efendi Jangkur, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena hari ini kembali menghadirkan tamu internasional dari Amerika Serikat untuk bertemu langsung dengan anak-anak KBG Santa Bernadette Lancang. Ini merupakan agenda ketiga yang kami laksanakan bersama dukungan OAT. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi anak-anak karena mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan warga negara asing, mengenal budaya baru, sekaligus melatih keberanian dan kemampuan komunikasi mereka,” ujar Thomas.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk investasi sosial jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang terbuka terhadap dunia, namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan identitas lokal.
Sementara itu, Pembina Program English Club, Hilarius Mela, menilai bahwa kunjungan internasional menjadi sarana praktik nyata bagi anak-anak yang selama ini mengikuti pembelajaran bahasa Inggris.
“Kami melihat perkembangan yang sangat positif. Anak-anak tidak hanya belajar bahasa Inggris di ruang pembelajaran, tetapi mereka memiliki kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung dengan penutur asing. Pengalaman seperti ini mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas yang setiap hari menerima kunjungan wisatawan dari berbagai negara.
Pembina Pengembangan Pendidikan dan Karakter Anak, Siprianus Suyono, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter anak.
“Kami ingin anak-anak memiliki karakter yang kuat, sopan santun, menghargai perbedaan, serta memiliki keberanian untuk berinteraksi dengan siapa saja. Melalui pertemuan lintas budaya seperti ini, mereka belajar tentang toleransi, menghargai orang lain, dan memahami bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat global,” ungkap Siprianus.
Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kehadiran para orang tua yang mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu kekuatan utama program ini. Selain menyaksikan langsung proses pembelajaran anak-anak, para orang tua juga berkesempatan berinteraksi dengan para tamu internasional dan memahami pentingnya pendidikan berbasis pengalaman.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keceriaan, dan diwarnai berbagai sesi perkenalan, diskusi ringan, permainan edukatif, serta berbagi cerita mengenai kehidupan di Indonesia dan Amerika Serikat.
Melalui agenda internasional ketiga ini, KBG Santa Bernadette Lancang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan global. Dukungan berkelanjutan dari OAT diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Kampung Lancang untuk belajar, bertumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik. (AB)








