Labuan Bajo – Kegiatan perdana English Club KBG Santa Bernadette resmi dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026). Program ini menjadi salah satu upaya nyata komunitas dalam mendukung pengembangan kemampuan bahasa Inggris anak-anak sekaligus membangun karakter, kepercayaan diri, dan semangat belajar sejak usia dini.
Kegiatan belajar Bahasa Inggris untuk anak-anak KBG Santa Bernadette akan dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu dan Minggu pukul 19.00 WITA. Metode pembelajaran yang diterapkan dibuat menarik dan menyenangkan. Anak-anak diajak menonton film berbahasa Inggris, kemudian menulis kosa kata yang mereka tangkap dari dialog dalam film. Bagi anak-anak yang sudah memiliki kemampuan bahasa Inggris lebih baik, mereka diberikan kesempatan untuk mendeskripsikan alur cerita film di depan teman-temannya. Metode belajar bersama ini diharapkan dapat merangsang keberanian anak-anak lain untuk aktif berbicara dan belajar.
Pembina Pengembangan Anak, Siprianus Suyono, menyampaikan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak. Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris saat ini menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu diperkenalkan sejak dini.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Melalui English Club ini kami ingin menciptakan ruang belajar yang positif, menyenangkan, dan mampu mengembangkan potensi mereka. Kami berharap anak-anak semakin percaya diri, berani berkomunikasi, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” ungkap Siprianus.
Sementara itu, Pembina Program English Club, Hilarius Mela, mengajak seluruh orang tua untuk mendukung program ini dengan menghadirkan anak-anak secara rutin dalam setiap pertemuan.
“Kami memohon dukungan penuh dari para orang tua agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini secara konsisten. Seluruh proses belajar tidak dipungut biaya. Pendamping kegiatan merupakan para bapak yang memiliki latar belakang profesional di KBG Santa Bernadette. Kami juga membuka kesempatan bagi bapak, ibu, ase, maupun kae yang ingin bergabung sebagai pendamping belajar anak-anak,” jelas Hilarius.
Menurut Hilarius, selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, program ini juga menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kecanduan gadget dan permainan daring yang semakin banyak memengaruhi anak-anak.
Pembina Kemitraan, Venansius Pahat, menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan banyak pihak. Oleh karena itu, pihaknya akan terus membangun jaringan kerja sama dengan berbagai komunitas, lembaga pendidikan, dan mitra yang memiliki perhatian terhadap pengembangan anak.
“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut mendukung English Club ini. Dengan kolaborasi yang baik, anak-anak akan memperoleh kesempatan belajar yang lebih luas dan pengalaman yang semakin beragam,” katanya.
Di sisi lain, Pembina Relawan dan Tamu Internasional, Thomas Efendi Jangkur, menyampaikan bahwa Labuan Bajo sebagai destinasi wisata dunia memberikan peluang besar bagi anak-anak untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris secara langsung dengan wisatawan mancanegara.
“Kami akan berupaya menghadirkan relawan dan tamu internasional yang dapat berinteraksi dengan anak-anak. Dengan demikian mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman berbicara langsung dengan penutur asing sehingga rasa percaya diri mereka semakin berkembang,” ujar Thomas.
Kehadiran English Club KBG Santa Bernadette diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang berkelanjutan, membangun budaya belajar yang positif, serta mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing dan berkomunikasi di tingkat global tanpa melupakan nilai-nilai kebersamaan dan karakter yang baik. (AB)







Luar biasa semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk membentuk serta menciptakan generasi yang cerdas
Siap om Vion., jgn lupa kalau mampir untuk pengenalan bahasa Prancis ke kami dan anak anak KBG.Betnadete